Sabtu, 10 Desember 2016

Omong Kosong

Jujur, sebenarnya saya pingin buat blog baru.
Blog itu akan saya namai "Omong Kosong"

Tapi setelah saya pikir-pikir, saya pernah punya blog, tapi tak pernah saya rawat.
Ada 3 blog malahan. Satu blog untuk Fotografi, blog untuk jualan kaos, dan satu lagi untuk blog nulis iseng-iseng. Sayang kan kalau tidak dirawat...

Mengapa saya pilih blog yang ini...?
Karena menurut saya, diantara beberapa blog yang sudah pernah saya buat, hanya blog ini satu-satunya yang memiliki tampilan yang lebih dinamis. Hehehehe...
Nahhh... Sekarang, daripada saya bikin blog baru, tulisannya saya post disini saja, dengan tagar yang sama seperti nama blog yang ingin saya buat.
Ya... Omong Kosong.

Mengapa Omong Kosong...?

Omong kosong identik dengan pembicaraan yang tidak memiliki makna, tidak bermanfaat, tidak ada gunanya. Tapi lain halnya dengan apa yang saya pikirkan.
Orang lain menganggap Kosong itu Kosong, Nggak Ada Isinya.
Justru sebenarnya Kosong itu Berisi, kata Biksu Tong. Hahaha...

Tapi memang benar, jika kita menyadari hakikat kosong, sebenarnya yang tampak kosong itu sejatinya berisi. Didalam kekosongan yang tampak oleh mata lahir kita, disitu ada isi, ada SATU, yang mengatur semua kekosongan yang kita lihat, yang kita rasa.
Sehingga dari yang awalnya kosong, saat kita menyadari ada SATU yang mengatur semua kekosongan ini, maka perlahan akan dapat kita temukan keindahan-keindahan yang selama ini tak pernah kita sadari.

Akhirnya, segala yang tampak kosong, sejatinya berisi.
Semua tulisan dan omongan saya yang tampak kosong, sejatinya juga berisi (semoga).
Tinggal Anda yang membaca, apakah mampu menangkap isinya, atau tetap terlihat kosong begitu saja.
Selamat menikmati.

Salam,
Omong Kosong.

0 komentar:

Posting Komentar